Ulasan Materi Teks Anekdot & Majas Sindiran
Pengertian Teks Anekdot
Menurut saya, teks anekdot adalah teks yang berupa cerita lucu yang berisi sindiran terhadap kasus sosial. Menurut KBBI, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.
Ciri-ciri Teks Anekdot
Teks anekdot memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Memiliki sifat humor/lucu.
2. Bersifat menyindir.
3. Bisa juga cerita fakta, atau cerita fiksi imajinasi.
4. Menceritakan tokoh, atau kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar.
5. Terdapat tujuan pesan berupa kritikan.
Struktur Teks Anekdot
Teks anekdot juga memiliki struktur-struktur dalam pembentukannya. Strukturnya sebagai berikut:
• Abstrak, yaitu bagian awal teks anekdot yang berfungsi memberikan gambaran tentang isi teks.
• Orientasi, yaitu bagian teks yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang suatu peristiwa yang terjadi.
• Krisis, yaitu bagian teks yang menunjukkan hal atau masalah yang unik dan tidak biasa yang terjadi pada penulis atau orang yang diceritakan.
• Reaksi, yaitu bagian teks yang menerangkan cara penulis atau orang yang diceritakan dalam menyelesaikan masalah yang muncul di bagian krisis.
• Koda, yaitu bagian akhir teks yang menjelaskan simpulan tentang kejadian yang diceritakan oleh penulis.
Contoh Teks Anekdot
PELAJARAN MATEMATIKA
Suatu hari, di sebuah sekolah berlangsung pelajaran matematika. Guru tersebut bertanya kepada murid-muridnya:
Guru : “Seandainya sebuah pesawat dipiloti oleh seorang penyabu, dan mengangkut 250 anggota DPR RI, meledak di ketinggian 1000 kaki dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat ?”
Murid-murid menjawab serempak dan tegas : “Yang selamat 250 Juta rakyat Indonesia, Pak!”
Semua penghuni kelas tertawa sambil mengangguk-anggukkan kepala. Kemudian pelajaran dilanjutkan.
sumber: https://konkzmedia.blogspot.com/2012/11/cerita-lucu-pendek-bikin-ngakak.html dengan sedikit perubahan.
Makna tersirat yang dapat diambil dari teks tersebut yaitu jika anggota DPR tidak ada, maka yang selamat adalah uang rakyat Indonesia, karena tidak ada yang mengorupsi uang negara. Ini merupakan teks anekdot yang menyindir anggota DPR RI.
Majas Sindiran
Salah satu sifat teks anekdot yaitu menyindir. Sindiran terbagi menjadi 4, yaitu:
• Ironi, yaitu sindiran yang halus secara tidak langsung.
Contoh: Suaramu merdu sekali, telingaku sampai jadi sakit.
• Sarkasme, yaitu sindiran yang kasar secara langsung.
Contoh: Kau bisa tidak sih?! Bodoh!
• Sinisme, yaitu sindiran halus secara langsung.
Contoh: Aku bisa mengatasinya, urus saja masalahmu sendiri.
• Satire, yaitu sindiran yang menggunakan perumpamaan.
Contoh: Kau lupa bawa jam tangan ya? Bisa-bisanya kau bermain sampai lupa waktu!
Menurut saya, teks anekdot adalah teks yang berupa cerita lucu yang berisi sindiran terhadap kasus sosial. Menurut KBBI, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.
Ciri-ciri Teks Anekdot
Teks anekdot memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Memiliki sifat humor/lucu.
2. Bersifat menyindir.
3. Bisa juga cerita fakta, atau cerita fiksi imajinasi.
4. Menceritakan tokoh, atau kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar.
5. Terdapat tujuan pesan berupa kritikan.
Struktur Teks Anekdot
Teks anekdot juga memiliki struktur-struktur dalam pembentukannya. Strukturnya sebagai berikut:
• Abstrak, yaitu bagian awal teks anekdot yang berfungsi memberikan gambaran tentang isi teks.
• Orientasi, yaitu bagian teks yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang suatu peristiwa yang terjadi.
• Krisis, yaitu bagian teks yang menunjukkan hal atau masalah yang unik dan tidak biasa yang terjadi pada penulis atau orang yang diceritakan.
• Reaksi, yaitu bagian teks yang menerangkan cara penulis atau orang yang diceritakan dalam menyelesaikan masalah yang muncul di bagian krisis.
• Koda, yaitu bagian akhir teks yang menjelaskan simpulan tentang kejadian yang diceritakan oleh penulis.
Contoh Teks Anekdot
PELAJARAN MATEMATIKA
Suatu hari, di sebuah sekolah berlangsung pelajaran matematika. Guru tersebut bertanya kepada murid-muridnya:
Guru : “Seandainya sebuah pesawat dipiloti oleh seorang penyabu, dan mengangkut 250 anggota DPR RI, meledak di ketinggian 1000 kaki dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat ?”
Murid-murid menjawab serempak dan tegas : “Yang selamat 250 Juta rakyat Indonesia, Pak!”
Semua penghuni kelas tertawa sambil mengangguk-anggukkan kepala. Kemudian pelajaran dilanjutkan.
sumber: https://konkzmedia.blogspot.com/2012/11/cerita-lucu-pendek-bikin-ngakak.html dengan sedikit perubahan.
Makna tersirat yang dapat diambil dari teks tersebut yaitu jika anggota DPR tidak ada, maka yang selamat adalah uang rakyat Indonesia, karena tidak ada yang mengorupsi uang negara. Ini merupakan teks anekdot yang menyindir anggota DPR RI.
Majas Sindiran
Salah satu sifat teks anekdot yaitu menyindir. Sindiran terbagi menjadi 4, yaitu:
• Ironi, yaitu sindiran yang halus secara tidak langsung.
Contoh: Suaramu merdu sekali, telingaku sampai jadi sakit.
• Sarkasme, yaitu sindiran yang kasar secara langsung.
Contoh: Kau bisa tidak sih?! Bodoh!
• Sinisme, yaitu sindiran halus secara langsung.
Contoh: Aku bisa mengatasinya, urus saja masalahmu sendiri.
• Satire, yaitu sindiran yang menggunakan perumpamaan.
Contoh: Kau lupa bawa jam tangan ya? Bisa-bisanya kau bermain sampai lupa waktu!
Komentar
Posting Komentar